Jakarta tahun pertama. Perempuan, Kau pasti tahu sakitnya cinta yang tak terkatakan. Cinta yang hanya mampu didekap dalam bungkam. Kata orang bahkan diam berbicara. Tapi menurutku, hal itu tidak berlaku dalam cinta. Sebab cinta harus diekspresikan dan pantang dibawa diam. Sebab cinta harusnya dinyatakan, lalu dibuktikan dengan sikap. PuisiCinta dalam Diam : MUAK DALAM HARAP. Para Pendamba Kikisan Asa, masihkah kau bertatap Senja yang sama? Ya, Senja Merona bersama Pucuk Hari di Ufuk. Penuh Hasrat, seraya meratapi yang Pergi tanpa rajuk. Kau tiupkan seiring Elusan Angin, Dibawah jingga-Nya kau Jelma-kan kembali, ingatan indah itu. Berharap semua tak terjadi, namun yang didepan mata MencintaiDalam Diam Cerpen Karangan: NAPW Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Patah Hati, Cerpen Remaja. Lolos moderasi pada: 12 September 2020. Hai semua aku mau cerita dikit tentang kisahku ini. Aku nadya, pertama kali kami sekolah setelah seminggu masa orientasi siswa. Aku mendapatkan kelas X IPA 1. Kisahcinta dalam diam ini menjelaskan tentang seorang remaja yang sudah duduk pada bangku universitas. Ia mempunyai seorang teman laki-laki bernama Hilman yang tampan, pendiam, tinggi dan putih. Seiring berjalannya waktu mereka berdua saling mengenal satu sama lainnya dan menjadi teman dekat. Diaseiman denganku. Sedangkan Rama sudah bersama Jihan Az-Zahra dia cantik sekali Sholeh, ternyata benar bahwa cinta dalam diam menyimpannya lebih baik daripada terluka. Tapi kalau kita hanya diam tanpa berucap maka cinta itu akan semakin sakit, terimalah sakit hati dengan ikhlas maka semua akan menemukan jalan terbaik menuju indahnya cinta yang bahagia. CintaDalam Diam merupakan Novel yang dibukukan dari aplikasi digital Wattpad. Wattpad merupakan aplikasi digital dimana kita bisa menulis dan membaca sebuah cerita baik itu puisi, cerita pendek, atau bahkan novel dari sebuah karangan orang lain. Wattpad diluncurkan pada tahun 2006 oleh Allen Lau dan Ivan Yuen. qs9bkP. Cerpen Karangan Hardianti KaharKategori Cerpen Cinta, Cerpen Islami Religi Lolos moderasi pada 21 April 2021 Aku monique Thalia biasa dipanggil Moniq, menyukai Ramadhan Al Kautsar, tapi sayang aku tidak mungkin bersatu dengannya, perbedaan kita cukup banyak ditelisik lebih jauh. Aku tau aku bisa mendapatkan dia dengan mudah kalau aku berusaha. Siapa tidak mau dengan aku seorang gadis cantik, kaya, memiliki segalanya? Tapi aku tidak bisa bersatu dengan dia sekali lagi aku menegaskan itu semua. Sampai suatu ketika di sebuah kafe yang cukup terkenal. Aku duduk menyesap kopi menonton film dari WiFi yang terputar. Bahagia meracuni pikiran aku saat Rama benar-benar ada disisiku. “Kamu sendirian saja mana Jason?” “Aku sudah putus dengannya dari lama dan aku sekarang jomblo.” “Oh begitu rupanya…” Mendengar kata itu aku langsung berteriak dalam hati. Bisa sedekat ini sama Ramadhan. Akhirnya dari pertemuan itu kami intens bertemu. Sampai suatu hari aku bertemu lagi di salah satu kafe membicarakan tentang novel. Aku tahu Rama sangat suka buku dan buku yang di baca adalah tentang perbedaan agama. Disitu aku tersentuh lantas aku menangis terharu. Sudah saatnya aku move on dari perasaan gila ini. Rama selalu membangkitkan gairah aku dalam menyukainya. Padahal aku berusaha menghindar setiap kali bertemu di kampus. Bahkan menyapa dia saja aku tahan. Tapi Rama selalu menyapaku. Hari itu Rama bertemu aku, tiba-tiba adzan berkumandang. Ia meninggalkan aku sendirian di sini mematung. Rama memang tipe pria Sholeh. Aku kagum padanya. Mengubur cinta adalah suatu hal yang tak ingin aku lakukan. Maka dari itu aku bertekad kepada orangtua membicarakan ini saat makan malam. “Aku mau pindah agama Bu, dari Kristen ke Islam aku bertekad mohon kalian berdua restuin aku.” “Tidak kamu harus tetap di Kristen?” “Kenapa Ibu Bapak larang aku? Aku juga baik selalu membanggakan kedua orangtua.” Aku memilih kabur ke rumah teman aku Natalia. Disana aku menangis mencurahkan semuanya. Menurut Natalia aku harus bersabar tapi tetap saja menginginkan Rama menjadi milikku adalah keinginan terbesar walaupun harapan itu kecil. “Iya gue tau, tapi gue sangat amat ingin memperjuangkan cinta gue yang gak pasti ini.” “Ya itu te terserah lo sorry gue ke dapur dulu buat ambil cemilan.” Terdengar suara serak dari Natalia yang kelihatan haus. Aku masih diam mematung. Memikirkan semua ini membuat aku lelah. Sampai aku tertidur pulas dibalik bantal yang ada di hadapanku sekarang. Besoknya di kampus aku berniat mengutarakan keinginan menikah dengan Rama. Tekadku sudah bulat semakin aku menahan rasanya tersiksa berpisah darinya untuk waktu lama. Aku tak sanggup meninggalkan cinta terlalu dalam ini. “Ram… aku cinta kamu?” Aku menyentuh kerah kaus digunakannya. “Tapi Tuhan kita beda Monique,” Rama menyuruh aku melepasnya dengan sedikit kode. Aku mengangguk aku tahu aku belum boleh berada di area terlarang itu “Gak, aku bisa pindah agama.” Tegas aku menatap wajahnya penuh dalam. Aku yakin aku bisa pindah tanpa bantuan dari orangtuaku. “Nabi -shallallâhu alaihi wa sallam- bersabda “Barangsiapa berpindah agama maka bunuhlah ia.” Kemudian sampailah itu kepada Ali -alaihis salâm-, lantas beliau berkata Duhai alangkah terpujinya Ibnu Abbas.’” “Iya makasih ceramahnya, aku suka walaupun gak paham.” jawab aku jujur. “Pindah itu bukan sekedar kamu masuk seenaknya, kamu harus bisa mempersiapkan itu, Islam itu berat kalau kita masuk ke sana belum lagi setiap hari menjalankan perintah Allah kamu gak akan kuat kalau gak bisa bertakwa.” Mendengar hal itu aku menangis. Ternyata Rama menolak aku. Sembari berjalan ke koridor kampus aku menangis. Apakah aku dosa menentang semua dari orangtua? Hingga suatu hari aku bertemu Sam dan aku memutuskan menikah dengannya. Ini keputusan terbaik aku bersama orang lain. Dia seiman denganku. Sedangkan Rama sudah bersama Jihan Az-Zahra dia cantik sekali Sholeh, ternyata benar bahwa cinta dalam diam menyimpannya lebih baik daripada terluka. Tapi kalau kita hanya diam tanpa berucap maka cinta itu akan semakin sakit, terimalah sakit hati dengan ikhlas maka semua akan menemukan jalan terbaik menuju indahnya cinta yang bahagia. Selesai Cerpen Karangan Hardianti Kahar Blog / Facebook TitinKaharz Nama Pendek Titin Umur 25 bentar lagi 26 Akun wattpad titinstory dan yang lama titinghey gak bisa login IG cek aja di cerpen sebelumnya ada kok di sana tapi yang Malaikat Pelindung oke kalau mau berkenalan membaca karyaku Cerpen Cinta Dalam Diam merupakan cerita pendek karangan Hardianti Kahar, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Kejutan Spesial di Hari Ulang Tahun Ibu Oleh Zulfa Turrohmah Namaku Zulfa Turrohmah, usiaku 13 tahun. Aku anak kedua dari 3 bersaudara. Aku memiliki ayah dan ibu yang selalu sayang sama aku. Aku juga mempunyai kakak yang sekarang ini Sebuah Akhir Part 1 Oleh Pandu Jatu Pradityo Jam sudah mengarah pada pukul di kelas, yang mengartikan waktu Istirahat telah tiba. Aku yang tidak sadar karena sibuk mengalihkan seluruh perhatianku pada Rainanda pun terkejut mendengar panggilan Katakan Ada Rasa Yang Sama Oleh Utik Khoiriyah Pagi itu Ria pergi ke warnet 24 jam. Dia akan membuat akun facebook. Dia ingin mencari facebook seseorang yang lama telah menghilang. usai log in dia ketik satu nama Pacar Online Oleh Adi Bintang dan rembulan yang mau menemaniku saat ini, mungkin hanya akulah orang yang sampai saat ini lebih suka menyendiri dibanding ikut bergaul bersama teman teman yang belum aku kenali. Sebatang Coklat Oleh Anis Lorenza Setelah usai pembagian kelompok untuk mengikuti kegiatan MPLS SMAN 22 Bandung selama 3 hari kedepan, akhirnya aku mendapat kelompok 3 “Panda”, bergegas aku memasuki ruangan kelas tersebut untuk mendapatkan “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?" Kumpulan Puisi Pendek Romantis tentang Cinta dalam Diam Pada kesempatan kal ini, Admin Senipedia akan membagikan beberapa kumpulan puisi cinta dalam diam , tema ini saya angkat ke artikel ini karena memang berdasarkan beberapa hal, salah satunya karena memang banyak dicari orang-orang. Terutama bagi mereka yang sedang dilanda asmara, suka terhadap seseorang namun ada kendala dalam mengungkapkan, mungkin karena tidak berani, menunggu waktu yang tepat, yang dutaksir sudah memiliki pasangan, ataupun alasan lainnya. Untuk itu, semoga Puisi mencintai dalam diam ini bisa membantu sebagai penghibur. Kenapa bisa menghibur ? Karena salah satu manfaat membaca atau membawakan puisi adalah sebagai alat untuk mengekspresikan isi hati, kegundahan, hal yang dipikirkan dan sebagai penyaluran rasa yang ada pada waktu bersamaan, sehingga seseorang bisa menjadi tenang. Kumpulan puisi pendek tentang cinta dalam diam ini saya harap bisa menjadi media alternatif bagi kamu, sebagai bahan penenang, bahan bacaan serta layak untuk disebarkan kepada teman-teman kamu dan pernah banyak. Namun sebelum lanjut, ada satu hal yang harus kamu tahu, bahwa puisi tentang cinta terpendam di bawah ini adalah Hasil Karya Saya sendiri, artinya bukan menjiplak atau menyalin dari website lain, maupun mengutip puisi karya para pujangga, melainkan dari isi otak saya sendiri. Oke tidak perlu berlama-lama lagi. Silakan simak kumpulan puisi romantis di bawah ini dengan tema mencintai dalam diam . Semoga suka ya… Puisi Cinta dalam Diam SENJA SEBELUM KELAM Seperti biasa, Huft, Senja kali ini masih saja sama, tanpa beda. Antara Gitar, secangkir Kopi dan seonggok Raga, Melepas lelah setelah seharian menelan pesona. Sore ini menjadi saksi mata, akan sekeping hati yang kian pasrah, Rasa Ketidakpastian yang ditelan mentah, Menjadi tema pembicaraan yang kian membetah. Mengapa ada seorang insan yang harus tersiksa, Hanya karena sebuah paras tanpa tertaruh asa, Bagaimana dia bisa tidak lelah ? Sedang kepahitan kian menjerah ? Itulah Aku, sebuah kelam, Yang masih tetap mencintaimu dengan diam, Namun aku tak berdaya saat malam kian mencekam, Entahlah, padahal hanya senyuman yang membuat bungkam. Sejatinya, harapan kian menggersang, Mengikis hati tanpa bak diiris pedang, Dan semakin rasa ini mendalam, Semakin aku mencintaimu dalam diam. ===== Puisi Sedih BUNGKAM DALAM DIAM Disana, ada seguyur Hujan dan Seuntai Bunga, yang sedang Berbincang tentang Pahitnya sebuah PAMIT Tentang Sunyinya sebuah SEPI.. Disana, ada sebuah kapal kecil di pelabuhan, Yang tengah bercengkrama, Tentang rasa yang tidak tersampaikan, Tentang asa yang kian memudar. Disini, ada seorang insan, Yang tengah menadahkan tangan, Menghadap Sang Pengarang, Akan harapan yang terbuang. Disini, ada seorang laki-laki, Menyesali takdir seraya memaki, Menginyam rasa tanpa peduli, Tentang cinta terpendam di dalam hati. ===== Puisi Cinta dalam Diam KESETIAAN DIATAS KEKALAHAN Yang tertinggal selepasnya hanyalah, Percikan Rindu yang tak kenal Buntu, Bermukim entah sampai kapan, Tiada kenal lelah meski teriris parah. Selepas itu, mereka temukan kenyataan bahwa, Jingga itu tak pernah berjanji, bila esok akan tetap seperti ini jua. Gelora rindu sungguh tak tahu-menahu, seberapa besar batin terbeban, setajam apa belati menikam. hingga pada akhirnya, Tarikan nafas diujung senja, yang menyadarkan tentang realita, yang semestinya adanya. Dimana lagi aku akan temukan Muka Riang itu, padahal berpaling dari kenyataan sungguh jahat me’raibkan kalbu ? Namun disini, detik ini, ditempat ini, Kutitipkan sisa-sisa Rindu bersama berlalunya Mentari, ke ufuk hari, bahwasanya kesenantiasaanku akan penantian, tak pernah murung meski terik sepanas gurun, kesabaran tak pernah padam, walau Belati tikam mencekam. ======== Puisi Mencintai dalam Diam HARAPAN YANG TERJUAL Untuk Senja dan Jingga-nya, ada secuil Alasan, yang patut diperbincangkan kembali dari pahitnya sebuah Rasa Diam. Sayangnya, Ditepi kurun yang amat timpang, Leherku terlalu berat untuk menuju ke arah depan. Berpergilah bersama angin yang menepi, sebab dengannya, takkan kau kenal lagi apa itu sepi. Karena disini, aku, dikemudian hari, sungguh sesal tiada arti bagi hasratku yang mem-belati. . Datangi Bahagiamu, maka ku jemput sisa asa-ku, Biarkan cinta ini luput, bersama sebuah kepergian, keputus-asaan hasrat, dan harapan yang terjual. ====== Puisi Mengagumimu dalam Diam SUNGGUH SAYANG Sadarilah Sedari dulu untuk Sadar dalam Kesadaran, bahwa, Dia adalah Kapal Raksasa, yang Gagah Berani, menaungi Samudera. Sedang Kamu hanya Dermaga buruk, Pelabuhan Kecil, yang Dekil tak terawat. Sayang, Sungguh Sayang, Nyatanya Kamu bukan tempat, untuknya Berlabuh. ====== Puisi Jatuh Cinta dalam Diam ANDAI SAJA Andai Senja mengerti, betapa pahitnya sebuah keheningan, mungkin saja dia tak ingin melalui sedetikpun momen, saat Fajar menyongsong. . dan Jikalau Mentari bisa mendengar, sayup iba dari burung yang berpulang ke sarang, mungkin dia ingin bertahan sebentar lagi, sebelum TUHAN-nya membangunkan kembali. Lalu, bagaimana dengan seorang laki-laki, Yang tetap berpegang teguh, Pada rasa yang sebenarnya tak memberi teduh ? Bagaimana dengan seonggok harapan, Dari seseorang yang bahkan lupa, Tentang dunia yang begitu lapang ? Andai saya Engkau mengerti, Andai saja Engkau pahami, Rasa ini begitu berarti, Kucintaimu dalam Diam sepanjang hari. ======= Puisi Menyayangi seseorang dalam Diam DI SEPERTIGA MALAM Puisi Sedih Cinta yang Terpendam Bulan perlahan menengah, Seakan mengajak bertadah, Menghadap Sang Pemberi Anugrah, Sungguh, Hati ini Resah. Sementara Aku disini, Masih berbaur bersama Mimpi, Tersentak, terbangun di keheningan dinihari, Seketika berpikir, mengapa Kau tak disini ? Percikan air basuhi muka dan kepala, Bentangkan Sajadah tenangkan Jiwa, Disana, Aku ceritakan semua yang kupunya, Kamu, senyuman, dan sekeping Asa, Yang tak bertuan dan tak tau arah. Kepada Sang Khalik, Penguasa Bumi dan Langit, Kudoakan Dirimu disetiap Detik, Hingga Air Mata jatuh menitik, Basahi mulut yang kian menukik. Malam semakin Hening, Harapan kian menyingsing, Entah itu ada atau malah berpaling, Dan hancurkan hati hingga berkeping-keping. ======= Puisi Sedih CINTA TAK PADAM Untukmu, Aku cinta kau dalam Diam, Aku harapkan kau dari sudut kelam, Aku do’a kan kau di sepertiga malam, Berharap semua tak lagi suram. Sungguh, aku mencintaimu dalam diam, Memandangi parasmu yang yang membuat tentram, Detik ini hingga ajal menyalam, Cinta ini takkan pernah padam. ====== Puisi Ketulusan Cinta BILA KAU TAK KEBERATAN Bila kamu tak keberatan, Aku hendak kagumi kamu dalam hening, Selayaknya Lilin ditengah Rimba, Nan dipenuhi intaian sepasang mata-mata merah. Andai kamu tak keberatan, Aku juga hendak rindui kamu dengan sederhana, seSederhana Ayam yang melalaikan Jarum, dari Burung Elang, yang membuat dia menjadi Mangsa, Sepanjang masa. ====== Puisi Cinta dalam Diam MUAK DALAM HARAP Para Pendamba Kikisan Asa, masihkah kau bertatap Senja yang sama? Ya, Senja Merona bersama Pucuk Hari di Ufuk. Penuh Hasrat, seraya meratapi yang Pergi tanpa rajuk. Kau tiupkan seiring Elusan Angin, Dibawah jingga-Nya kau Jelma-kan kembali, ingatan indah itu. Berharap semua tak terjadi, namun yang didepan mata tak ter’elak-kan lagi. Senyumku letih, usai menyibak tabir cerita, Bintang di barat mulai pamit seraya kau lepas Amarah, Enyahlah!! Biar Hapus muak ini. ====== Puisi Mengagumi dalam Diam NYATANYA HANYA KHAYALAN Suatu hari, akan ada masanya, Aku menikmati Senja bersamamu, di permukaan Rumput Hijau. Dimana Angin Sore dengan Genit, mengelus Kelopak matamu, sembari tuturkan asa, yang lama terbelenggu. Kamu dan aku ditemani sebuah Gitar, dan Secangkir Coklat Hangat, yang terjepit, di Jari Telunjukmu. Yah, sontak tersentak dari lamunan, Apa yang terjadi, Hanya sakit, dan tidak lebih, Aku bergegas ke pengharapan hidup. Nyatanya kau hanya khayalan. ========== Baca juga Puisi Sahabat Jadi Cinta Nah, itulah tadi beberapa puisi cinta dalam diam , cocok buat kamu yang saat ini menahan rasa dan tak berani mengungkapkan. Semoga lekas punya mental ya hehehe. Disini Admin ingatkan lagi, beberapa puisi tentang mencintai dalam diam diatas boleh kamu copy dan sebarluaskan, namun saya sangat berharap sebuah “Apresiasi”, yakni dengan menghargai penciptanya yaitu Saya sendiri. Bila kamu berniat mengutip dan menempatkannya pada media lain, jangan lupa sertakan sumber aslinya yakni dari Website ini ya, mari sama-sama kita saling menghargai sebuah karya. Baca juga Puisi Kenangan dengan Mantan Kekasih Penutup Demikianlah, artikel kali ini mengenai beberapa Puisi Cinta dalam Diam , kedepannya saya akan share juga kumpulan puisi dengan tema lain, tetap pantau web ini untuk mendapatkan puisi romantis lainnya. Ilustrasi puisi pendek tentang cinta, Foto oleh Katalog Pemikiran di Unsplash5 Puisi Pendek tentang Cinta dalam DiamIlustrasi puisi pendek tentang cinta, Foto oleh Roman Kraft di UnsplashBersembunyi dalam RinduOleh Rivan DewanaAku merindukan debur ombakTapi tak mampu temui pantaiBulan indah memang, tetap hambar malamkuSaat kegundahan hati adalah tentangmuSemoga kau baik disanaMeski harapanku belum seperti yang kumauBiarlah sementara ini aku dengan pertanyaan ituBersembunyi dalam rinduRahasiaOleh Lis AstutiAda kenanganDi sekelumit perjumpaanPada sebuah episode perjalananAda rinduGugur bersama daunDari ranting-ranting yang meranggasAda cintaJatuh bersama rinai hujanMenyetubuhi pelataranAda kitaMengeja rasa dalam singkat kebersamaanBerpisah dalam diamCinta RahasiaOleh Khansa KurniaPada rintik hujan di sore ituIa titipkan hening rindunyaMerindunya dalam diamPada bulan sabit di malam ituIa bisikkan rasa cintanyaCinta rahasia nan sederhanaPada embun pagi sebelum fajar ituIa sematkan asa kecilnyaUntuk ia yang jauh di sanaSemoga bertemu dalam ruang doaCinta dalam DiamOleh Khansa KurniaDiam, diam-diam aku mencintaimuMeski kau tak pernah tahu ituHujanpun tahu rinduku ada untukmuDiam, diam-diam kau mencuri hatikuMembuat hariku berpelangiDan aku hanya mampu menyimpannya dalam diamKau Tak Akan Pernah TahuOleh Khansa KurniaKau mungkin tak akan pernah tahuSeberapa dalam rasa cintakuKau mungkin tak akan pernah tahu,Tak akan pernahBagimu aku gadis biasaBagiku kau pria luar biasaKau mungkin tak akan pernah tahu ituTak akan pernah

cerita pendek cinta dalam diam